Cari Sekolah

Tulisan ini cuma sekedar catatan saja. Apa yang sudah saya lakukan ketika saya mencari sekolah untuk anak saya beberapa tahun yang lalu. Sekolah yang akhirnya kami pilih, bukanlah sekolah yang sempurna, yang terkenal maupun yang bagus dalam pengertian umum, tapi sekolah ini tepat untuk kami.

Ketika kata ‘sekolah’ mulai masuk ke dalam pikiran, maka inilah yang harus dilakukan…

1.
Buatlah daftar apa pandangan anda tentang pendidikan bagi anak anda. Ada orangtua yang menginginkan anaknya menjadi ahli matematika, ada juga orangtua yang tidak secara spesifik menginginkan hendak jadi apa anaknya kelak, hanya ingin si anak tahu apa yang diinginkan.

2.
Kenali anak anda. Mestinya, orangtua lah yang paling mengerti bagaimana anak-anaknya. Apakah si anak sudah siap sekolah. Bagaimana karakter anak. Bagaimana gaya ‘belajar’ anak anda. Karena anak yang gaya belajarnya visual akan merasa sangat tersiksa jika terus menerus dipaksa untuk mengikuti gaya belajar anak auditori, begitu juga sebaliknya.

3.
Kenali diri dan kemampuan anda. Ini penting sekali. Ada banyak sekolah, dari yang mahal sampai yang gratis. Ada yang letaknya jauh, ada yang dekat dari tempat tinggal anda. Hmmm… masalah lokasi ini juga merupakan isu penting bagi anak anda.. Jangan sampai dia menjadi kecapekan dalam perjalanan pergi dan pulang sekolah.

4.
Apa yang anda harapkan dari sekolah. Misalnya bagaimana sekolah memandang anak didiknya? Apakah sebagai subyek belajar, atau hanya obyek? Bagaimana sekolah memandang peran orangtua, apakah sekolah memiliki visi yang sama? Bagaimana metode yang digunakan sekolah untuk mendidik anak, bagaimana sekolah menilai hasil belajar anak. Untuk ini, saya pribadi mencoret sekolah yang menyodorkan tim marketingnya ketika saya berkunjung untuk yang pertama kali untuk survey, atau menghadiri acara open house.

5.
Libatkan anak dalam memilih sekolah. Setelah anda memilih dan memilah sekolah-sekolah berdasarkan kategori-kategori yang anda tetapkan, tibalah saatnya untuk menanyakan dan melibatkan anak anda dalam memilih sekolah. Bagaimana pun, anak anda lah yang akan menjalankan 6 sampai 12 tahunnya di sekolah tersebut. Biarkan dia memilih. Ajak dia survey atau open house. Dengarkan pendapatnya…

hmmm.. nanti kalau ada yang saya ingat lagi, akan saya tambahkan :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>