Setelah Raport

Kamis kemarin, anak saya menerima raport semester 1-nya. Dia telah menyelesaikan setengah jalannya di kelas 5.

Huh! Jadi ingat lagi betapa waktu 10 tahun serasa sekejap saja.

Kamis itu, saya menjemputnya di lapangan bola tempatnya berlatih bersama timnya.

Mereka belum tiba di lapangan pada saat saya sampai. Tapi saya tidak menunggu lama sampai akhirnya saya bisa melihatnya menghampiri saya, sambil melambaikan map biru yang berisi raport, deskripsi dan angka.

Dia masuk ke dalam mobil, sambil menyodorkan raportnya.

“Bagus lho, ma” katanya, sambil menyambar makanan ringan yang saya bawa.

Saya tidak menjawab, hanya membuka map itu, dan mulai membaca lembar demi lembar raport deskripsinya. Continue reading »